puisi-puisi singkat nan indah
selalu dikirimkan kepadaku lewat sms
yupz, lewat sms. no problemo..

06:45 13 januari 2008

Ketika pagi datang..

Sejenak aku terdiam aku menunduk

Mengharap mentari menyapa lebih awal

Sungguh cahayanya

Indah dipandang

Berharap sejuk di mata

Dingin di hati..

Aku di sini..anti..


05:54 14 januari 2008

Setetes embun tumbuh

Ketika bulan menemani Sang Mustafa tertidur lelap

Entah kapan bunga melati menabur aromanya

Menghiasi Sang Mustafa

Yang pasti pagi ini Sang Mustafa mulai tersenyum

 

23:44 14 januari 2008

Akan kucium dahimu dikala waktunya tiba

Akan kupeluk erat tubuhmu dikala halal bagiku

Akan kutampar kakimu dikala syaitan ada dalam otakmu

Tidurlah tinggalkan syaitan segera

 

22:38 15 januari 2008

Fajar tiba..

Jemput sang malam aku datang

Dengan senyuman beserta angin dari arah timur

Kugenggam beberapa bintang

Cahayanya temani aku walau Cuma

Sekejap untuk menjemputmu dari mimpi..

 

05:54 16 januari 2008

Ketika rasa hati kian tumbuh

Seterang cahaya mentari sesejuk embun pagi

Seindah kicauan burung

Sesunyi fajar menyingsing

Maka aku akan makin larut dalam keindahan kata ‘tuk sang Mustafa

 

06:58 17 januari 2008

Tak perlu gelisah atau bimbang

Aku akan selalu hadir diantara kebekuan pagi..

Walau mentari nampak lebih cepat..

Tapi cahaya hatiku sudah bermadu

Di lautan asmara beserta cahaya bulan

 

23:46 17 januari 2008

Kusambut cintamu dengan rasa yang tak ternilai

Sayang..

Buat aku jadi berharga di dalam hatimu

Biarkan aku berlabuh di singgasanamu

Ku kecup keningmu dengan sejuta rasa

Mmuuaah…

 

06:55 19 januari 2008

Setetes embun pagi hari

Membuat hati sejuk dan menari-nari

Mengingat kecupan kekasih tiada henti

Kuterdiam melihat mentari

Indah terasa terbawa mimpi dibelai

Bidadari pujaan hati..

 

10:51 20 januari 2008

Terasa tubuhku makin hangat

Ketika seorang gadis menciumku dengan mesra

Wajahku sayup..

Tunduk malu..

Mengesankan..

Ketika dia tidur dipangkuanku

Kurasakan kasih sayangnya begitu merasuk menggoda..

 

06:27 21 januari 2008

Mustafa..

Namamu tersimpan manis dalam qalbu

Kucuci dengan embun yang tumbuh kala

Sejuk tercipta gelapnya malam pudar dengan terangnya pagi

Begitupun Mustafa

Namanya membawa cahaya dalam sepinya hati

 

06:42 21 januari 2008

Kau manja dengan cinta terbuai dengan lantunan kata

Kau tunduk disaat bibir terucap

Sungguh anggun aku terlena dibuatnya

Tak tahan ku menyapa inginku ku memeluknya dengan sejuta rasa

Oh..hhh

 

04:02 22 januari 2008

Terasa sejuk jantung hatiku

Ketika pagi datang membawa senyuman

Menuntun hati laksana bintang turun dari surga

Entah bidadari mana yang rela membuatku melayang..

Menggapai cinta Mustafa

 

06:33 23 januari 2008

Kutatap mentari..

Menatap pagi dengan setetes senyuman dari pujaan hati..

Teringat jelas dia disampingku..

Merayu menutup malu

Bermanja bagai rembulan

Bermanjakan bintang sebelum malam..

 

06:35 24 januari 2008

Wahai bunga tidurku

Apa yang kau bisikkan kedalam hatiku malam tadi?

Tak sadar ku dibuatnya..

Jantung berdetak tak menentu..

Tertusuk senyuman tiada henti

Terpana karena kata-kata

Oh..bunga tidurku

 

05:42 25 januari 2008

Kuciptakan hati seputih salju

Sebening embun

Seindah mawar tanpa duri..

Aromanya tebar pesona

Membuatku terpana sepanjang waktu

Terlalu manis senyumannya

Hingga aku lupa

Siapa aku…?

 

05:57 28 januari 2008

Kesejukan pagi ini begitu luntur

Ketika Mustafa tertidur dengan air mata

Mengharap kelembutan embun pagi menyapa tanpa rasa

Inginnya ku bawa mawar dengan senyuman

Tapi durinya melekat dengan kesedihan

 

06:40 29 januari 2008

Kutiup telingamu..

Hamburkan nafas rasa malu diantara kulit kasih saying

Jangan ragu,

Sungguh itu akan membuat kau rindu dan mengadu dalam kalbu..

Tersenyumlah aku masih disini

 

24:56 31 januari 2008

Kududuk dengan segelas the hangat

Kupandangi awan putih

Mulai kuredupkan mata

Menghela nafas mengharap hilang khawatir

Semoga cepat tumbuh rasa kasih

Kembali rasa saying

Tersenyum..

 

01 februari 2008

Kasih..

Biarkan wajahmu memerah

Sayup ayu terpesona

Rasa rindu tiada tara

Lantunan-lantunan syair tak bermakna

Mengisi jiwa yang hampa

Setiap pagi menyapa

Hembuskan nafas-nafas cinta Mustafa

 

03 februari 2008

Kududuk di awal fajar bersama cahaya

Mentari untuk memikat aroma pagi

Dengan rombongan tetesan embun

Kuharap kau masih ada untuk pelangi

Sang warna tanpa rupa..

Penghias hati

04 februari 2008

Kusimpan erat kerinduan dalam qalbu

Kutata rapi biar tak terurai dalam kata

Kususun tinggi dengan janji

Kurawat tanpa luka

Kujaga dengan bahasa cinta

Kumiliki selamanya

 

05 februari 2008

Cahaya pagi begitu indah

Tapi tiada seindah senyuman Anti

Cahaya mentari begitu terang

Tapi tiada seterang kerudung Anti

Cahaya bulan begitu jelas

Tapi tiada sejelas cinta Anti..!!

 

05:13 06 februari 2008

Kala kucium aroma pagi

Hembuskan angin dari ufuk timur

Membawaku entah kemana

Kakiku melangkah ikuti bisikan-bisikan kesejukan

Sungguh aku terbuai dibuatnya

Seperti itukah cinta Mustafa?

 

06:04 07 februari 2008

Kembali aroma pagi datang melambai-lambai

Membuatku tersenyum indah menatap

Sungguh embun yang menarik bibirku

Dan sejuknya yang menghiasi kota-kotaku

Hingga aku lupa betul-betul lupa

Dimana aku ada?

 

06:56 08 februari 2008

Terus menari temani mentari

Hiasi senyumanmu dengan embun pagi

Agar tampak indah dipandang tanpa henti

Biarkan ku melangkah

Untuk mengukir kehidupan dibalik senyuman

Bersama Mustafa

 

05:54 09 februari 2008

Kusuguhkan cahaya pergi tanpa kata

Lalu kuhiasi dengan aroma-aroma cinta dari hati

Dengan permadani kasih saying serta belaian

Kerinduan yang makin dalam

Sungguh sebelum rasa akan ku sembahkan senyuman

 

06:25 11 februari 2008

Kuhampiri bayangan cinta yang menggoda di telingaku

Serta ku sapa dengan beberapa puisi

Kubuat dia tersenyum tiap waktu

Guna luluh dalam qalbu

Berteduh dalam pelukan ku ikat dengan keindahan

 

06:31 12 februari 2008

Malam semakin malam

Sunyi semakin hampa

Sepi makin hening

Kala embun enggan menetes

Mentari segan besinar dan pergi tanpa kesejukan

Kurindu aroma itu

Yang hilang tanpa rasa

Lenyap..